Dampak Deforestasi yang Buruk – Deforestasi adalah penebangan, perusakan, atau penebangan pohon dengan cara yang disengaja, alami, atau tidak disengaja.
Deforestasi dapat terjadi di area mana pun yang padat pepohonan dan tumbuhan lainnya, tetapi sebagian besar saat ini terjadi di hutan hujan Amazon.
Hilangnya pepohonan dan vegetasi lainnya dapat menyebabkan perubahan iklim, penggurunan, erosi tanah, berkurangnya hasil panen, banjir, peningkatan gas rumah kaca di atmosfer, dan berbagai masalah bagi masyarakat Pribumi.
Deforestasi terjadi karena sejumlah alasan. Alasan paling umum adalah pertanian, dengan 80% deforestasi disebabkan oleh peternakan sapi yang ekstensif, dan penebangan untuk bahan baku dan pembangunan.
Deforestasi telah terjadi selama ribuan tahun, bisa dibilang sejak manusia mulai beralih dari masyarakat pemburu/pengumpul menjadi masyarakat berbasis pertanian, dan membutuhkan lahan yang lebih luas dan bebas hambatan untuk menampung ternak, tanaman, dan perumahan.
Namun, setelah dimulainya era modern, deforestasi menjadi epidemi.
Dampak Deforestasi yang Buruk untuk Lingkungan

Artikel ini akan membahas mengenai beberapa dampak deforestasi yang buruk untuk lingkungan yang wajib dipahami oleh kita semua.
1. Hilangnya Habitat
Salah satu dampak deforestasi yang paling berbahaya dan meresahkan adalah hilangnya spesies hewan dan tumbuhan akibat hilangnya habitat mereka.
70% spesies hewan dan tumbuhan darat hidup di hutan. Deforestasi tidak hanya mengancam spesies yang kita kenal, tetapi juga spesies yang belum kita kenal.
Pepohonan di hutan hujan yang menyediakan tempat berlindung bagi beberapa spesies juga menyediakan kanopi yang mengatur suhu.
Deforestasi mengakibatkan variasi suhu yang lebih drastis dari siang ke malam, seperti di gurun, yang dapat berakibat fatal bagi banyak penghuninya.
2. Meningkatnya Gas Rumah Kaca
Selain hilangnya habitat, kurangnya pepohonan juga memungkinkan lebih banyak gas rumah kaca dilepaskan ke atmosfer.
Hutan yang sehat menyerap karbon dioksida dari atmosfer, bertindak sebagai penyerap karbon yang berharga.
Area yang terdeforestasi kehilangan kemampuan tersebut dan melepaskan lebih banyak karbon.
3. Air di Atmosfer

Pohon juga membantu mengendalikan kadar air di atmosfer dengan membantu mengatur siklus air.
Salah satu hutan terpenting yang mengatur siklus air di seluruh planet adalah hutan hujan Amazon.
Jutaan pohonnya bekerja sama melepaskan kelembapan ke udara, menciptakan “sungai” atmosfer yang mengatur pola cuaca Bumi.
Di daerah yang gundul, terdapat lebih sedikit air di udara yang dapat dikembalikan ke tanah.
Hal ini kemudian menyebabkan tanah menjadi lebih kering dan ketidakmampuan untuk bercocok tanam.
4. Erosi Tanah dan Banjir
Dampak lebih lanjut dari deforestasi meliputi erosi tanah dan banjir pesisir. Pohon membantu lahan menahan air dan lapisan tanah atas, yang menyediakan nutrisi yang kaya untuk menopang kehidupan hutan tambahan.
Tanpa hutan, tanah terkikis dan terkikis, menyebabkan para petani berpindah dan melestarikan siklus tersebut.
Lahan tandus yang ditinggalkan akibat praktik pertanian yang tidak berkelanjutan ini kemudian lebih rentan terhadap banjir, khususnya di wilayah pesisir.
Dampak Deforestasi terhadap Masyarakat Adat

Seiring dengan penebangan hutan dalam jumlah besar, yang menyebabkan kerusakan lahan terbuka dan hancurnya habitat berbagai spesies, masyarakat Adat yang tinggal di sana dan bergantung pada hutan untuk menopang kehidupan mereka juga terancam.
Hilangnya hutan berdampak langsung dan langsung pada gaya hidup mereka. Banyak masyarakat Adat bergantung pada apa yang ditawarkan hutan untuk makanan, obat-obatan, bahan bangunan, dan sumber daya budaya.
Karena banyak dari masyarakat ini terletak di daerah terpencil di hutan lebat, hilangnya sumber daya ini menimbulkan banyak tantangan bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka.
Deforestasi memiliki implikasi hak asasi manusia, terutama bagi banyak kelompok Adat yang merupakan komunitas garis depan.
Seringkali, komunitas garis depan hanya memiliki sedikit suara dalam bagaimana lingkungan lokal mereka diubah oleh pemerintah dan perusahaan.
Pada saat yang sama, komunitas-komunitas ini menghadapi dampak degradasi lingkungan dan perubahan iklim yang paling langsung dan mengancam.
Itulah dia pembahasan mengenai beberapa dampak deforestasi yang buruk untuk lingkungan yang wajib dipahami oleh kita semua. (Fahma Ardiana)






Tinggalkan komentar