Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan

fahma

0 Comment

Link
Artikel kali ini membahas dan menjelaskan tentang beberapa manfaat rumput laut yang baik untuk kesehatan manusia.

Manfaat Rumput Laut – Rumput laut adalah istilah yang diberikan untuk berbagai macam sayuran laut mulai dari alga hingga tumbuhan laut.

Meskipun berstatus sebagai makanan super yang sedang tren, rumput laut telah digunakan selama ribuan tahun, terutama dalam masakan Asia, khususnya di Jepang, Korea, dan Cina.

Diperkirakan ada lebih dari 10.000 spesies rumput laut, yang mencerminkan keanekaragamannya yang luar biasa, baik dalam rasa maupun nilai gizi.

Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan

Spesies rumput laut yang paling populer adalah nori, yang dikeringkan dalam bentuk lembaran dan banyak digunakan untuk membuat sushi.

Varietas umum lainnya termasuk dulse, arame, wakame, kelp, dan spirulina. Rumput laut dapat dinikmati segar, kering, dimasak, atau dalam bentuk bubuk.

1. Dapat mendukung kesehatan tiroid

Kelenjar tiroid kita bertanggung jawab untuk melepaskan hormon untuk membantu mengatur pertumbuhan, energi, reproduksi, dan perbaikan tubuh.

Untuk melakukan ini, tiroid membutuhkan sejumlah nutrisi, salah satunya adalah yodium dan yang lainnya adalah asam amino tirosin.

Kedua nutrisi ini ditemukan dalam rumput laut, meskipun dalam kadar yang bervariasi tergantung pada jenisnya dan bagaimana cara penyimpanan dan pengolahannya.

2. Dapat mendukung kesehatan jantung

Rumput laut dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Manfaat ini sebagian berkat tingginya kadar serat larut serta nutrisi yang menyehatkan jantung seperti asam lemak omega-3.

3. Dapat mendukung kesehatan usus

Rumput laut kaya akan serat makanan, yang mencapai 25-75% dari berat keringnya.

Sebagian besar serat ini berbentuk polisakarida, jenis yang tidak dapat kita cerna tetapi dapat dicerna oleh bakteri di usus kita, dengan cara ini serat bertindak sebagai prebiotik, sumber makanan untuk mikroba usus kita yang bermanfaat.

Dengan demikian, ia membantu menciptakan lingkungan yang menguntungkan di usus yang mendorong mikroba yang menawarkan manfaat lebih besar bagi kita.

Mikroba usus inilah yang, antara lain, membantu membentuk respons imun kita melalui produksi senyawa bermanfaat yang disebut asam lemak rantai pendek.

Menariknya, seberapa efektif mikroba usus kita dalam memecah polisakarida ini mungkin bergantung, sebagian, pada gen kita, itulah sebabnya beberapa budaya lebih mampu mengoptimalkan efeknya.

4. Dapat mendukung fungsi imun

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam rumput laut dapat mengurangi beban virus dan berpotensi mempersingkat durasi pilek dan meminimalkan risiko infeksi sekunder.

Studi yang lebih baru telah meneliti potensi rumput laut sebagai bantuan dalam perjuangan kita melawan Covid-19 (SARS-COV-2).

Dalam hal ini, beberapa komponen dalam rumput laut dianggap menawarkan manfaat termasuk peptida penghambat ACE, antioksidan seperti fukoksantin (ditemukan dalam varietas seperti wakame), serat prebiotik serta kontribusi vitamin D dan B12.

Komponen-komponen ini menawarkan sifat pelindung termasuk anti-inflamasi dan anti-virus.

5. Dapat menyeimbangkan kadar gula darah

Studi menunjukkan bahwa memasukkan rumput laut sebagai bagian dari diet sehat dan seimbang dapat mendukung pengelolaan gula darah dan berpotensi mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Hal ini sebagian berkat senyawa seperti karotenoid, fukoksantin, yang membantu mengurangi resistensi insulin dan mendukung kontrol gula darah yang lebih baik.

Kandungan serat yang tinggi dalam rumput laut juga berperan dalam membantu memperlambat kecepatan pencernaan.

Apakah Rumput Laut Aman untuk Semua Orang?

Karena kaya akan mineral yodium, rumput laut sangat bermanfaat bagi mereka yang mengikuti diet vegan atau sebagian besar berbasis tumbuhan.

Namun, meskipun kandungan yodium membuat rumput laut bermanfaat untuk kesehatan tiroid, mengonsumsi terlalu banyak dapat berdampak buruk.

Kandungan yodium pada rumput laut bervariasi, dengan beberapa varietas, seperti kelp, mengandung jumlah yang lebih tinggi.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, dokter umum atau ahli gizi Anda mungkin menyarankan Anda untuk memantau makanan kaya vitamin K.

Seperti rumput laut, dalam diet Anda untuk memastikan Anda mengonsumsi jumlah yang sama secara konsisten.

Nutrisi lain yang banyak terkandung dalam rumput laut adalah kalium. Beberapa obat bekerja dengan meningkatkan kadar kalium dalam darah.

Jadi jika Anda diresepkan obat jenis ini, Anda harus berhati-hati saat mengonsumsi makanan yang kaya kalium, seperti rumput laut.

Rumput laut dapat menyerap dan menyimpan mineral dalam jumlah tinggi dan karenanya dapat mengakumulasi logam berat beracun. Seperti kadmium, merkuri, aluminium, dan timbal.

Jika memungkinkan, periksa sumber rumput laut yang Anda beli untuk memastikan rumput laut tersebut organik dan berasal dari perairan bersih. (Fahma Ardiana)

Share:

Related Post

Tinggalkan komentar